Rabu, 24 Desember 2014
istilah
Aku adalah istilah yang terabaikan dari dunia masa kini!
Terkadang mungkin, kau menemukanku tanpa sengaja.
Atau, saat kau miliki ego di baliknya.
Memang, aku hanyalah sebentuk ke-naif-an!
Tapi aku mampu melapangkan hati!
Dan meninggikan drajat tanpa kau sadari.
Ah, aku hampir punah
Terkikis jaman yang kian menggila.
Terlebih, karena begitu lebih berharganya waktu, tenaga dan materi.
Masih banyakah orang yang memilikiku?
Hingga aku tak harus punah,
Dan hanya menjadi sejarah.
Obhot
29/12/2011
Rabu, 10 Desember 2014
Si Anak Malam
Lelah menyeruak mengejar-ngejar pekat
Gemintang kian nampak berkilauan
searah bulan menyusuri angkasa
Si anak malam berpacu harungi masa
Ketika semangat kian bergelora memuncak
Si anak malam hanya bisa terdiam
Menatap hening dunia
Tanpa jejak harga
Waktu membiaskan lantun alun kesunyian
Fajar tiba merajuk bias cahaya
Seakan kelam terbius sirna
Si anak malam tlah tak lagi sempurna
Ketika Mentari kian gagah berdiri
Si Anak Malam kian lelah melemah
Mencaci silau dunia
Menjamah iba hati
Wahyudin Obhot Spacesoul
Pamanukan, 07-11-2014
Kamis, 04 Desember 2014
Masih Ada
Masih Ada
(Obhot Spacesoul)
Ada
Sebarisan kalimat yang masih saja tak bisa kusempurnakan
Karena masih saja tak bisa ku ucapkan
Ada
Berulang dan terus berulang kali aku mencoba menyelesaikan
Namun masih saja terus berulang aku gagal
Ada
Sebongkah asa yang tak pernah mau melebur sirna hingga tak bersisa
Memaksaku terus dan terus tanpa henti berjuang
Ada
Kalanya waktu sisakan lelah tak berkesudah hingga merajuk pasrah
Hantarkan jiwa memapah risalah melemah
Ada
Yang masih tak mampu kumengerti
Meski harus terus menjalani
Lagi, lagi dan lagi
Pamanukan, 5 desember 2014
Sabtu, 22 November 2014
Pria Di Batas Luka
Pria Di Batas Luka
Ia,
Bersenandung dalam kelam
Dalam sunyi, gulita malam
Memacu nada-nada resah
Membingkai irama rasa lelah
Matanya menghujam langit hitam
Memupus riak kerlap-kerlip gemintang
Ditariknya nafas panjang
Lalu ia hempaskan perlahan
Ada sesuatu menyekat sesak di dada
Sesal, yang tak mampu ia sesali lagi
Ada sesuatu mengakar belukar di jiwa
Lara, menumbuh luruh setiap semangatnya
Nada-nada pagi
Beranjak menghapus sepi
Memungut sisa-sisa asa
di batas luka
Obhot Spacesoul
Pamanukan, 19 Nov 2014
Antara Aku, Kau dan Sepenggal Rasa
Kau sibak rerimbun belukar yang mengakar
Kau hempas debu-debu yang memapas waktu
Aku takjub dalam seberkas luka yang masih tersisa
Aku terpesona kilauan asa dari sepenggal rasa
Bait-bait cerita menyulam kata demi kata
Detak-detik waktu mencumbu rindu berbalut haru
Kisah demi kisah menabur resah tak berkesudah
Sepenggal rasa, tlah terpenggal separuhnya
Ribuan detik kupasrahkan tiada hingga
Segenap pinta kukabul hingga tak bersisa
Hujan caci kuterima penuhi luka di dada
Antara aku, kau dan sepenggal rasa
Wahyudin
Obhot Spacesoul
Pamanukan, 20 nov 2014
Selasa, 15 Juli 2014
Aku dan Malam
Sempat ku ikrar; sejati
Pada angin
Gelapnya kesunyian malam
Merobek-robek imaji
Sempat ku tergoda; mewangi
Dalam udara
Pengapnya kecupan alam
Mengiris-iris hakiki
Kulabuh gerimis di padang tandus
Kusemai benih-benih budi surgawi
Gemeretak
Riuh pun terabaikan
Lena
Dendang keheningan
Gemawan pekat berarak sibak menyibak
Gemerlip kerlip membisik rasa nikmat
Pudar
Meluruh dalam genggaman
Aku dan Malam
Obhot #spacesoul
Pamanukan 14-7-14
Langganan:
Komentar (Atom)