Sabtu, 22 November 2014

Pria Di Batas Luka


Pria Di Batas Luka

Ia,
Bersenandung dalam kelam
Dalam sunyi, gulita malam
Memacu nada-nada resah
Membingkai irama rasa lelah

Matanya menghujam langit hitam
Memupus riak kerlap-kerlip gemintang
Ditariknya nafas panjang
Lalu ia hempaskan perlahan

Ada sesuatu menyekat sesak di dada
Sesal, yang tak mampu ia sesali lagi
Ada sesuatu mengakar belukar di jiwa
Lara, menumbuh luruh setiap semangatnya

Nada-nada pagi
Beranjak menghapus sepi
Memungut sisa-sisa asa
di batas luka

Obhot Spacesoul
Pamanukan, 19 Nov 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar